Seklilas Pilpres 2009

SEKLIAS PILPRES 2009

A. Latar Belakang

Penyelenggaraan Pemilu tahun 2009 yang didasarkan pada  Undang-undang Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Undang-undang Nomor 2 tahun 2008 tentang Penyelenggara Pemilu dan Undang-undang Nomor  2  tahun 2008 tetang Partai Politik mencatat  beberapa perubahan dan perbedaan mendasar dalam pelaksanaan Pemilu tahun 2009 yang membedakannya dengan pelaksanaan Pemilu-pemilu sebelumnya.  Salah satu hal paling menonjol adalah berubahnya cara memberikan hak pilih.  Beberapa tahun sebelumnya, pada Pemilu-pemilu  yang diselenggarakan mulai tahun 1955 sampai dengan Pemilu tahun 2004, cara menggunakan hak pilih adalah dengan mencoblos, akan tetapi pada Pemilu 2009 diganti dengan memberikan tanda satu kali.

B. Waktu Pelaksanaan
Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2009 diselenggarakan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden periode 2009 – 2014. Pemungutan suara diselenggarakan pada 8 Juli 2009.

C. Jumlah Pemilih
Selain perbedaan dalam cara memberikan suara, pada Pilpres 2009 juga terdapat hal yang berbeda yaitu pemilih yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap, tetap dapat menggunakan hak pilihnya. Hal tersebut mendasarkan pada Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor : 102/PUU-VII/2009 tanggal 16 Juli 2009 tentang Warga Negara Republik Indonesia yang tidak terdaftar dalam DPT ( Daftar Pemilih Tetap ) Pilpres Tahun 2009 boleh mencontreng dengan menggunakan / menunjukkan KTP atau Paspor.

Dalam pelaksanaannya di wilayah Kabupaten Wonosobo pada hari Pemungutan Suara terdapat 803 pemilih yang menggunakan KTP. Sehingga jumlah pemilih secara keseluruhan adalah 611.130 orang.