Sekilas Pilbup 2005

SEKILAS PILBUP 2005

A. Latar Belakang

Amandemen Undang-Undang Dasar 1945 dalam pasal 18 ayat (4) mengamanatkan bahwa Gubernur, Bupati, dan Walikota masing-masing sebagai kepala pemerintahan dalam propinsi, kabupaten dan kota dipilih secara demokratis.

Untuk melaksanakan amanat itu, kemudian diundangkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam pasal 56 ayat ( 1 dan 2 ) disebutkan bahwa Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dipilih dalam satu pasangan calon yang dilaksanakan secara demokratis berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

B. Waktu Pelaksanaan

Komisi Pemilihan Kabupaten Wonosobo melaksanakan pemungutan suara pemilihan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Wonosobo pada hari Ahad Wage tanggal 4 September 2005. Sedangkan penghitungan hasil pemungutan suara dilakukan secara bertahap mulai dari KPPS (1 hari), PPS (3 hari), PPK (3 hari) dan Rekapitulasi penghitungan akhir hasil perolehan suara di KPU dilaksanakan pada tanggal 13 September 2005.

C. Jumlah Pemilih

Salah satu komponen penting dalam pelaksanaan Pilkada selain calon bupati dan wakil bupati adalah pemilih. Untuk menetapkan atau menentukan jumlah pemilih dalam pilkada, sebagaimana UU No. 32 Tahun 2004 dan PP No. 6 Tahun 2005, didasarkan pada pemilih pemilu terakhir ( Pilpres Putaran II ). Disamping itu dalam menetapkan pemilih pilkada KPU juga mendasarkan data penduduk yang memiliki hak pilih sebagai data awal dari Kantor Catatan Sipil dan Dinas Kependudukan setempat.

D. Penetapan Pasangan Calon

Pemilihan Bupati-Wakil Bupati secara langsung dipilih oleh rakyat ini merupakan peristiwa baru sebagai langkah maju dalam demokrasi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dimana setelah sukses melaksanakan Pemilu 2004, proses demokrasi dilanjutkan di semua daerah di Indonesia untuk memilih Gubernur-Wakil Gubernur di Provinsi, dan memilih Walikota-Wakil Walikota untuk Kota serta Bupati-Wakil Bupati untuk Kabupaten seperti Wonosobo. Peserta Pilkada adalah Pasangan Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati dari Partai Politik yang memenuhi syarat memperoleh minimal 15 % akumulasi suara sah. Balon dari Parpol itu telah dipilih melalui mekanisme yang demokratis ditubuh parpol yang bersangkutan, atau dilaksanakan konvensi. Setelah itu Balon didaftarkan ke KPUD. Berikutnya yang memenuhi syarat Calon Bupati-Wakil bupati berdasarkan UU No. 32/2004 dan Perpu No. 03/2005, PP No. 6/2005 dan PP no. 17/2005 ditetapkan sebagai calon untuk dipilih langsung dalam pelaksanaan Pilkada, 4 September 2005.

Berdasarkan rapat pleno terbuka KPUD yang dituangkan dalam Keputusan KPU Kabupaten Wonosobo Nomor 270/10/2005 tentang Penetapan Nama-nama Pasangan Calon,  menetapkan tiga pasangan calon sebagai peserta pemilihan bupati-wakil bupati tahun 2005.

E. Penetapan Pasangan Terpilih

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang memperoleh suara lebih dari 50 % jumlah suara sah ditetapkan sebagai pasangan calon terpilih. Apabila ketentuan tersebut tidak terpenuhi, pasangan calon Bupati dan wakil Bupati yang memperoleh suara lebih dari 25 % dari jumlah suara sah pasangan calon yang perolehan suaranya terbesar dinyatakan sebagai pasangan calon terpilih.