Rekapitulasi Penghitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo Tingkat KPU Kabupaten Wonosobo

REKAPITULASI PENGHITUNGAN SUARA DAN PENETAPAN HASIL PILBUP 2015 TINGKAT WONOSOBO

Pleno RekapitulasiPelaksanaan Rekapitulasi Penghitungan Suara dan Penetapan hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo Tahun 2015 Tingkat KPU Kabupaten Wonosobo dilaksanakan pada Hari Kamis Tanggal 17 Desember di Gedung KORPRI kabupaten Wonosobo, dengan dihadiri oleh FORKOPIMDA Kabupaten Wonosobo, Kepala Dinas/instansi Terkait tingkat kabupaten, semua anggota PPK, Sekretaris PPK, Camat se-Kabupaten Wonosbo, Panwaslu Kabupaten dan saksi serta undangan lainnya, kegiatan dimulai dari pukul 09.30 s.d 12.00 WIB.
Pelaksanaan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara:

  1. Ketua dan Anggota KPU Kabupaten membuka rapat Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara
  2. Ketua KPU Kabupaten memberikan penjelasan mengenai:
    • agenda rapat;
    • tata cara Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara di tingkat kabupaten.
  3. KPU Kabupaten melakukan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dengan langkah sebagai berikut:
    • menyiapkan formulir rekapitulasi tingkat Kabupaten;
    • membuka kotak suara tersegel;
    • mengeluarkan dan membuka sampul tersegel dari kotak suara;
    • meneliti dan membaca dengan cermat dan jelas data jumlah pemilih, penggunaan surat suara, perolehan suara sah dan tidak sah dalam formulir Model DA1-KWK;
    • mencatat hasil rekapitulasi ke dalam formulir Model DB1-KWK;
    • membuat berita acara rekapitulasi di tingkat Kabupaten dalam formulir Model DB-KWK.
  4. Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dilakukan secara berurutan dimulai dari PPK pertama sampai dengan PPK terakhir dalam wilayah kerja kabupaten.
  5. Formulir Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara, ditandatangani oleh Ketua, Anggota KPU Kabupaten dan Saksi yang hadir.
  6. Dalam hal Ketua dan Anggota KPU Kabupaten dan saksi yang hadir tidak bersedia menandatangani formulir, formulir ditandatangani oleh Anggota KPU Kabupaten dan saksi yang hadir yang bersedia menandatangani.
  7. KPU Kabupaten menyerahkan salinan formulir dengan menggunakan tanda terima formulir Model DB5-KWK kepada:
    • Saksi; dan
    • Panwas kabupaten.
  8. KPU Kabupaten menetapkan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.
  9. Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara ditetapkan dengan Keputusan KPU Kabupaten.
  10. Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara digunakan sebagai dasar penetapan Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih.
  11. KPU Kabupaten mengumumkan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara di papan pengumuman dan/atau laman KPU Kabupaten atau tempat yang mudah diakses oleh masyarakat selama 7 (tujuh) hari.
  12. KPU Kabupaten mengunggah formulir Model DB1-KWK dan lampirannya pada laman KPU Kabupaten.
  13. KPU Kabupaten wajib menyimpan, menjaga, dan mengamankan keutuhan:
    • kotak suara yang berisi formulir Model DA-KWK, Model DAA-KWK dan lampirannya, Model DA1-KWK dan lampirannya, Model DAA-KWK Plano, Model DA2-KWK, Model DA1-KWK Plano serta Model DA2-KWK untuk seluruh kecamatan dalam keadaan disegel;
    • seluruh kotak suara yang berisi Surat suara dari seluruh TPS di wilayah kerjanya dan formulir dalam keadaan disegel.
  14. Penyelesaian Keberatan
    1. Saksi atau Panwas Kabupaten dapat mengajukan keberatan terhadap prosedur dan/atau selisih Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara kepada KPU Kabupaten apabila terdapat hal yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan.
    2. Dalam hal terdapat keberatan Saksi atau Panwas Kabupaten, KPU Kabupaten wajib menjelaskan prosedur dan/atau mencocokkan selisih Rekapitulasi Hasil Penghitu;4,ngan Suara dengan formulir Model DAA-KWK Plano dan/atau Model DA1-KWK Plano.
    3. Dalam hal keberatan yang diajukan Saksi atau Panwas Kabupaten dapat diterima, KPU Kabupaten seketika melakukan pembetulan.
    4. Pembetulan dilakukan dengan cara mencoret angka yang salah dan menuliskan angka yang benar.
    5. Ketua KPU Kabupaten dan Saksi yang hadir membubuhkan paraf pada angka hasil pembetulan.
    6. Dalam hal Saksi masih keberatan terhadap pembetulan, KPU Kabupaten meminta pendapat dan rekomendasi Panwas Kabupaten yang hadir.
    7. KPU Kabupaten wajib menindaklanjuti rekomendasi Panwas Kabupaten di wilayah kerjanya sesuai jadwal rekapitulasi yang telah ditetapkan.
    8. KPU Kabupaten wajib mencatat seluruh kejadian dalam rapat rekapitulasi pada formulir Model DB2-KWK.
    9. KPU Kabupaten memberi kesempatan kepada Saksi, Panwas Kabupaten dan pemantau untuk mendokumentasikan hasil rekapitulasi.
    10. Dokumentasi dapat berupa foto atau video.

Rekapitulasi penghitungan suara di KPU Kabupaten Wonosobo dihadiri oleh semua saksi dari 4 (Empat) pasangan calon, dalam proses rekapitulasi tersebut ada keberatan dari saksi pasangan calon Nomor 2 ( Dua ) dan Saksi dari pasangan calon Nomor 4 (Empat) mereka keberatan terhadap proses pelaksanaan sebelum pemungutan suara, tetapi mereka tidak keberatan terhadap hasil rekapitulasi baik di tingkat TPS, PPK maupun KPU, Sehingga keberatan tidak bisa ditindak lanjuti. Namun secara umum rapat rekapitulasi berjalan dengan aman lancar dan tertib. Dua orang saksi dari dua pasangan calon menandatangani hasil rekapitulasi, mereka adalah Muhartono saksi dari pasangan calon Nomor 1 (Satu) dan Mustangin saksi dari pasangan calon Nomor 3 (Tiga) Setelah diadakan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara maka dilanjutkan dengan rapat penetapan hasil pilkada Kabupaten Wonosobo yang kemudian dikukuhkan dengan SK KPU Kabupaten Wonosobo Nomor : 052/Kpts/KPU-WSB-012.329430/2015 Tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Wonosobo Tahun 2015 di Tingkat Kabupaten Oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Wonosobo.

Adapun hasil rekapitulasi penghitungan suara di KPU Kabupaten yang dilaksanakan pada Hari Kamis 17 Desember 2015 adalah sebagai berikut ( Lampiran 1 formulir model DB dilampiri hasil penghitungan per TPS ditambah partisipasi pemilih mulai 2004)

Comments are closed.